
Ganti plat motor bikin pusing tujuh keliling? Jangan khawatir, bayar pajak motor sekarang tak perlu lagi antre berjam-jam atau ribet urusannya. Dengan 5 langkah gampang bayar pajak motor ganti plat, semuanya bisa kelar 10 menit! Pernah kebayang?
Bingung soal dokumen apa saja yang harus disiapkan? Atau, takut prosesnya rumit dan memakan waktu? Tenang, artikel ini hadir untuk menjawab semua keraguan Anda. Kami akan membongkar tuntas cara bayar pajak motor ganti plat dengan mudah, cepat, dan efisien. Mulai dari persyaratan yang perlu disiapkan, hingga proses pembayarannya yang praktis.
Anda akan belajar cara ganti plat motor tanpa stres, menghindari denda telat bayar pajak, dan tentunya, menghemat waktu berharga Anda. Jadi, siapkan dokumen penting, ikuti panduan kami, dan rasakan pengalaman bayar pajak motor yang anti ribet! Waktunya bereskan urusan ganti plat dengan cepat!
5 Langkah Gampang Bayar Pajak Motor Ganti Plat, Kelar 10 Menit!
Punya motor kesayangan dan plat nomornya udah nggak ‘seger’ lagi alias waktunya ganti? Wah, berarti udah saatnya kamu berurusan dengan pajak motor ganti plat! Nggak perlu khawatir, guys. Prosesnya sebenarnya nggak serumit yang dibayangkan, kok. Dulu mungkin iya, tapi sekarang, dengan kemudahan teknologi dan informasi, urusan pembayaran pajak kendaraan ini bisa selesai kurang dari 10 menit (beneran!). Penasaran gimana caranya? Yuk, simak 5 langkah gampang bayar pajak motor ganti plat yang akan mempermudahnya buat kamu!
Langkah 1: Persiapan Dokumen, Jangan Sampai Ketinggalan!

Oke, sebelum kita mulai ngebut, ada beberapa dokumen penting yang wajib kamu siapin. Ini adalah ‘tiket’ kamu untuk masuk ke dalam arena pembayaran pajak dan pengurusan ganti plat. Jangan sampai salah satu ketinggalan, ya!
- STNK Asli (Surat Tanda Nomor Kendaraan): Ini adalah bukti sah kepemilikan dan identitas motor kamu. Pastikan STNK-nya masih berlaku dan nggak ada masalah. Kalau STNK kamu hilang atau rusak, jangan panik! Kamu tetap bisa mengurusnya, tapi prosesnya sedikit lebih panjang. Kamu perlu melapor ke pihak kepolisian dan membuat surat keterangan kehilangan atau kerusakan.
- KTP Asli Pemilik (sesuai dengan STNK): KTP ini penting untuk verifikasi identitas kamu sebagai pemilik motor. Kalau misalnya motornya atas nama orang lain (misalnya orang tua), kamu perlu membawa KTP pemilik yang tercantum di STNK.
- Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Asli: Dokumen ini adalah ‘akta kelahiran’ motor kamu. Isinya informasi lengkap tentang motor, termasuk nomor rangka dan mesin. Biasanya, BPKB ini disimpan di rumah, jadi jangan sampai lupa membawanya, ya! Kalau BPKB hilang, kamu akan butuh surat keterangan dari pihak kepolisian dan prosesnya akan lebih rumit.
- Surat Keterangan Ganti Plat (khusus untuk ganti plat): Nah, ini dokumen yang paling penting dan spesifik buat kamu yang mau ganti plat. Surat ini biasanya sudah kamu dapatkan saat melakukan proses ganti plat di kantor Samsat atau gerai Samsat. Isinya menyatakan bahwa plat nomor motor kamu akan diganti dengan yang baru. Jadi, jangan sampai hilang atau rusak, ya!
- Cek Fisik Kendaraan (khusus untuk ganti plat): Sebelum membayar pajak dan mendapatkan plat baru, kamu perlu melakukan cek fisik kendaraan di kantor Samsat. Petugas akan memeriksa nomor rangka dan nomor mesin motor kamu untuk memastikan semuanya sesuai dengan data yang ada. Ini penting banget untuk menghindari hal-hal yang nggak diinginkan di kemudian hari. Proses ini biasanya melibatkan petugas dari UPT (Unit Pelayanan Pengujian) yang ada di Samsat.
- Uang Tunai atau Kartu Pembayaran: Pastikan kamu punya cukup uang tunai untuk membayar pajak motor. Selain itu, sebagian besar Samsat sekarang juga menerima pembayaran melalui kartu debit/kredit atau transfer bank. Jadi, siapkan juga pilihan pembayaran yang paling nyaman buat kamu. Jangan lupa, cek saldo rekening kamu, ya!
- Surat Kuasa (jika diwakilkan): Kalau kamu nggak bisa mengurusnya sendiri dan diwakilkan, pastikan kamu membuat surat kuasa bermaterai cukup. Surat kuasa ini berisi pernyataan bahwa kamu memberikan kuasa kepada orang lain untuk mengurus pajak motor kamu. Jangan lupa sertakan fotokopi KTP pemberi kuasa dan penerima kuasa, ya!
Setelah semua dokumen ini siap, kamu siap melangkah ke langkah berikutnya! Ingat, kelengkapan dokumen adalah kunci kelancaran proses bayar pajak motor.
Langkah 2: Cek Fisik Kendaraan, Siap-Siap Diperiksa!

Oke, dokumen udah lengkap, sekarang saatnya motor kesayangan kamu diperiksa secara fisik! Jangan khawatir, proses ini nggak seseram yang dibayangkan, kok. Cek fisik kendaraan ini dilakukan oleh petugas dari Samsat atau UPT (Unit Pelayanan Pengujian). Tujuannya adalah untuk memastikan nomor rangka dan nomor mesin motor kamu sesuai dengan data yang tercantum di STNK dan BPKB.
Berikut adalah langkah-langkah melakukan cek fisik kendaraan:
- Datang ke Tempat Cek Fisik: Biasanya, tempat cek fisik kendaraan ini ada di area kantor Samsat atau di gerai Samsat yang menyediakan layanan tersebut. Kamu bisa bertanya kepada petugas di kantor Samsat untuk mengetahui lokasi yang tepat.
- Parkirkan Motor dan Ambil Formulir: Parkirkan motor kamu di area yang sudah ditentukan dan ambil formulir cek fisik kendaraan. Formulir ini berisi data-data motor kamu yang perlu diisi. Jangan lupa bawa pulpen, ya!
- Isi Formulir dengan Lengkap: Isi formulir cek fisik kendaraan dengan data yang lengkap dan benar. Biasanya, kamu perlu mengisi nomor rangka, nomor mesin, merek motor, tipe, tahun pembuatan, dan informasi lainnya.
- Serahkan Formulir dan Tunggu Giliran: Setelah mengisi formulir, serahkan ke petugas cek fisik. Kamu akan diminta untuk menunggu giliran. Biasanya, petugas akan memanggil nama atau nomor antrian kamu.
- Petugas Memeriksa Motor: Ketika giliran kamu tiba, petugas akan memeriksa motor kamu. Mereka akan melihat nomor rangka dan nomor mesin untuk memastikan semuanya sesuai. Petugas juga bisa memeriksa kondisi fisik motor kamu secara umum.
- Petugas Melakukan Pengesahan: Jika semuanya sesuai, petugas akan melakukan pengesahan pada formulir cek fisik kendaraan. Mereka akan membubuhi tanda tangan dan stempel pada formulir tersebut. Formulir yang sudah disahkan ini akan menjadi salah satu dokumen penting yang kamu perlukan untuk bayar pajak motor.
- Dokumentasi (Opsional): Beberapa Samsat mungkin mewajibkan kamu untuk mendokumentasikan hasil cek fisik kendaraan. Kamu bisa diminta untuk mengambil foto nomor rangka dan nomor mesin motor kamu. Pastikan hasil foto jelas dan mudah dibaca.
Tips Penting Seputar Cek Fisik Kendaraan:

- Persiapkan Motor: Sebelum melakukan cek fisik, pastikan motor kamu dalam kondisi bersih. Bersihkan bagian-bagian yang akan diperiksa, seperti nomor rangka dan nomor mesin.
- Bawa Alat Bantu (Opsional): Jika perlu, kamu bisa membawa alat bantu seperti kain lap atau sikat untuk membersihkan bagian-bagian motor yang sulit dijangkau.
- Tanyakan Jika Tidak Paham: Jika kamu tidak paham dengan proses cek fisik kendaraan, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas. Mereka akan dengan senang hati membantu kamu.
- Penting! Jangan Sampai Ada Perubahan: Pastikan nomor rangka dan nomor mesin motor kamu tidak mengalami perubahan atau modifikasi yang ilegal. Jika ada perubahan, kamu perlu mengurus perubahan data kendaraan terlebih dahulu sebelum melakukan cek fisik.
- Simpan dengan Baik: Setelah selesai cek fisik, simpan formulir yang sudah disahkan dengan baik. Jangan sampai hilang atau rusak, karena formulir ini akan sangat penting untuk proses selanjutnya.
Cek fisik kendaraan ini adalah bagian yang krusial dalam proses ganti plat nomor dan bayar pajak. Jadi, pastikan kamu melakukannya dengan teliti dan benar. Dengan begitu, proses selanjutnya akan berjalan lebih lancar dan cepat.
Langkah 3: Validasi Data dan Pembayaran Pajak, Saatnya Bertransaksi!

Setelah cek fisik kendaraan selesai dan kamu sudah memegang formulir yang sudah disahkan, inilah saatnya untuk melakukan validasi data dan pembayaran pajak! Tenang, proses ini nggak kalah gampangnya kok.
- Kunjungi Loket Pembayaran: Pergi ke loket pembayaran pajak kendaraan di kantor Samsat atau gerai Samsat. Biasanya, loket ini ditandai dengan tulisan “Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor” atau sejenisnya.
- Ambil Formulir Pendaftaran (Jika Diperlukan): Beberapa Samsat mungkin masih mewajibkan kamu untuk mengisi formulir pendaftaran pembayaran pajak. Jika iya, ambil formulir tersebut dan isi dengan data yang lengkap dan benar.
- Serahkan Dokumen: Serahkan semua dokumen persyaratan yang sudah kamu siapkan, termasuk STNK asli, KTP asli, BPKB asli, surat keterangan ganti plat, formulir cek fisik yang sudah disahkan, dan formulir pendaftaran (jika ada) kepada petugas di loket pembayaran.
- Petugas Memproses Data: Petugas akan memeriksa dan memvalidasi data yang kamu berikan. Mereka akan mencocokkan data di dokumen kamu dengan data yang ada di sistem.
- Penghitungan Pajak: Petugas akan melakukan penghitungan besaran pajak yang harus kamu bayarkan. Besaran pajak ini akan berbeda-beda tergantung pada berbagai faktor, seperti jenis kendaraan, tahun pembuatan, nilai jual kendaraan, dan wilayah tempat kendaraan terdaftar. Jangan kaget ya, karena kadang ada biaya tambahan seperti biaya administrasi pajak atau Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
- Konfirmasi dan Persetujuan: Petugas akan memberikan informasi tentang besaran pajak yang harus kamu bayarkan. Pastikan kamu memahami semua detailnya, termasuk rincian pajak pokok, denda (jika ada), dan biaya lainnya. Jika kamu setuju, petugas akan meminta persetujuan kamu untuk melanjutkan proses pembayaran.
- Pembayaran Pajak: Lakukan pembayaran pajak sesuai dengan besaran yang telah ditentukan. Kamu bisa membayar dengan uang tunai, kartu debit/kredit, atau melalui transfer bank (tergantung pada fasilitas yang tersedia di Samsat). Simpan bukti pembayaran dengan baik, ya! Ini adalah bukti sah bahwa kamu sudah membayar pajak motor. Kamu juga bisa melakukan pembayaran e-Samsat melalui aplikasi atau website Samsat daerahmu. Namun, biasanya untuk ganti plat, proses ini harus dilakukan secara langsung di kantor Samsat.
- Pengesahan STNK (Setelah Pembayaran): Setelah pembayaran selesai, petugas akan melakukan pengesahan pada STNK kamu. Mereka akan membubuhi stempel dan tanda tangan pada STNK sebagai bukti bahwa pajak motor kamu sudah dibayar.
- Penerbitan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah) dan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor): Seringkali, bersamaan atau setelah pembayaran, kamu akan menerima SKPD. Terkadang, di tahap ini jika sudah ganti plat, kamu juga akan langsung mendapatkan TNKB baru (plat nomor baru). Kalau belum, kamu akan diberikan informasi kapan TNKB baru kamu bisa diambil (biasanya beberapa hari atau minggu setelahnya).
Tips Tambahan untuk Mempermudah Proses:

- Datang di Waktu yang Tepat: Hindari datang ke Samsat saat jam sibuk, seperti pagi hari atau akhir pekan. Usahakan datang di tengah minggu atau di jam-jam yang lebih sepi.
- Bawa Uang Pas: Jika kamu membayar dengan uang tunai, usahakan membawa uang pas atau uang pecahan kecil. Hal ini akan mempermudah petugas dalam memberikan kembalian.
- Tanyakan dengan Jelas: Jika ada hal yang tidak kamu pahami atau kamu butuh informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya kepada petugas. Mereka akan dengan senang hati membantu kamu.
- Perhatikan Pengumuman: Perhatikan pengumuman atau informasi yang ada di kantor Samsat. Biasanya, ada informasi tentang prosedur pembayaran pajak, persyaratan dokumen, dan informasi penting lainnya.
- Cek Informasi Online: Manfaatkan informasi online yang tersedia. Beberapa Samsat menyediakan informasi tentang besaran pajak kendaraan, jadwal pelayanan, dan informasi lainnya melalui website atau aplikasi. Ini bisa membantu kamu untuk mempersiapkan diri sebelum datang ke Samsat.
Proses validasi data dan pembayaran pajak ini adalah inti dari proses bayar pajak motor. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu akan bisa menyelesaikan proses ini dengan cepat dan mudah.
Langkah 4: Pengambilan STNK dan TNKB (Plat Nomor Baru), Akhirnya!

Yap, setelah melewati semua proses di atas, inilah saat yang paling ditunggu-tunggu: pengambilan STNK dan TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) alias plat nomor baru! Proses ini sebenarnya nggak terlalu ribet, tapi tetap perlu kamu perhatikan.
- Cek Jadwal Pengambilan: Setelah membayar pajak dan/atau mengurus ganti plat, petugas akan memberikan informasi tentang jadwal pengambilan STNK dan TNKB baru. Pastikan kamu mencatat jadwal ini dengan baik, ya! Biasanya, STNK bisa langsung diambil setelah pembayaran, sedangkan TNKB (plat nomor) baru perlu waktu beberapa hari atau minggu untuk diproses. Masa berlaku TNKB adalah 5 tahun, sama seperti masa berlaku STNK.
- Datang ke Tempat Pengambilan: Datanglah ke tempat pengambilan STNK dan TNKB sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Tempat pengambilan biasanya di kantor Samsat tempat kamu melakukan pembayaran pajak atau di gerai Samsat lainnya yang telah ditunjuk.
- Bawa Bukti Pengambilan: Jangan lupa membawa bukti pengambilan STNK dan TNKB. Bukti ini biasanya berupa lembar bukti pembayaran pajak, atau sejenisnya yang diberikan oleh petugas saat kamu membayar pajak.
- Serahkan Bukti dan Tanda Tangan: Serahkan bukti pengambilan STNK dan TNKB kepada petugas di loket pengambilan. Petugas akan memeriksa bukti tersebut dan meminta kamu untuk menandatangani formulir penerimaan. Pastikan data yang tertera di formulir sudah sesuai, ya!
- Penerimaan STNK dan TNKB: Setelah menandatangani formulir, petugas akan menyerahkan STNK baru dan TNKB baru (plat nomor baru) kepada kamu. Periksa kembali STNK dan TNKB yang kamu terima untuk memastikan semua data sudah benar dan sesuai.
- Pemasangan TNKB (Plat Nomor): Jika kamu sudah mendapatkan TNKB baru, segera pasang plat nomor tersebut pada motor kesayangan kamu. Pastikan plat nomor terpasang dengan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Tips Penting Seputar Pengambilan STNK dan TNKB:

- Jangan Lupa Bukti Pengambilan: Tanpa bukti pengambilan, kamu tidak akan bisa mengambil STNK dan TNKB baru. Jadi, simpan bukti ini dengan baik, ya!
- Periksa Data dengan Teliti: Sebelum meninggalkan kantor Samsat, periksa kembali semua data yang tertera di STNK dan TNKB. Pastikan tidak ada kesalahan atau perbedaan data.
- Jaga Kerahasiaan Data: Jaga kerahasiaan data yang tertera di STNK dan TNKB kamu. Jangan memberikan informasi ini kepada pihak yang tidak berkepentingan.
- Sesuai Peraturan: Jangan Memodifikasi: Pemasangan plat nomor harus sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jangan memodifikasi atau mengubah bentuk plat nomor. Plat nomor yang dimodifikasi akan dikenakan tilang oleh petugas.
- Laporkan Jika Ada Masalah: Jika kamu menemukan masalah atau kendala saat pengambilan STNK dan TNKB, segera laporkan kepada petugas. Jangan ragu untuk meminta bantuan jika diperlukan.
- Cek Kondisi Plat Nomor: Jika plat nomor baru kamu terbuat dari bahan yang mudah rusak, gunakan pelindung tambahan untuk menghindari kerusakan dini.
Selamat! Motor kamu sekarang sudah punya STNK dan TNKB yang baru. Sekarang kendaraan kamu sudah sah dan kamu siap berkendara dengan aman dan nyaman.
Langkah 5: Jangan Lupa, Cek Kembali dan Simpan Dokumen dengan Aman!

Selamat! Proses bayar pajak motor ganti plat kamu sudah selesai! Kamu sudah melewati semua langkahnya dan sekarang motor kamu punya plat nomor baru dan STNK terbaru. Tapi, sebelum kamu benar-benar lega dan melanjutkan aktivitas, ada beberapa hal penting yang perlu kamu lakukan (dan jangan sampai terlewat!).
- Cek Kembali Semua Dokumen: Ini adalah langkah paling krusial untuk memastikan semuanya beres. Cek kembali STNK baru kamu, plat nomor baru, dan semua dokumen penting lainnya. Pastikan semua data yang tertera sesuai dan tidak ada kesalahan. Perhatikan nomor polisi, masa berlaku, dan informasi lainnya yang relevan. Kalau ada kesalahan atau perbedaan, segera laporkan ke petugas Samsat.
- Simpan Dokumen dengan Aman: Dokumen-dokumen ini sangat penting dan harus kamu simpan dengan aman. Simpan STNK, BPKB, dan dokumen pendukung lainnya di tempat yang aman, kering, dan mudah dijangkau. Sebaiknya, simpan di tempat yang tidak mudah diakses oleh orang lain untuk menghindari penyalahgunaan.
- Buat Salinan: Buat salinan (fotokopi) dari semua dokumen penting. Simpan salinan-salinan ini terpisah dari dokumen aslinya. Salinan ini bisa sangat berguna jika dokumen asli kamu hilang atau rusak.
- Simpan Bukti Pembayaran Pajak: Jangan buang bukti pembayaran pajak. Bukti ini adalah bukti sah bahwa kamu sudah membayar pajak kendaraan kamu. Simpan bukti pembayaran pajak bersama dengan dokumen-dokumen penting lainnya. Bukti ini juga penting jika di kemudian hari kamu perlu membuktikan bahwa kamu sudah membayar pajak.
- Perbarui Data Kendaraan: Jika ada perubahan data kendaraan, seperti alamat pemilik atau nomor telepon, segera perbarui data tersebut di Samsat. Pembaruan data kendaraan bisa dilakukan di kantor Samsat terdekat atau melalui layanan online yang disediakan.
- Ingat Tanggal Jatuh Tempo Pajak: Catat tanggal jatuh tempo pembayaran pajak kendaraan kamu. Jangan sampai terlambat membayar pajak, karena akan dikenakan denda. Kamu bisa mengingat tanggal jatuh tempo dengan cara membuat pengingat di kalender atau menggunakan aplikasi pengingat di ponsel kamu.
- Jaga Kebersihan dan Kondisi Plat Nomor: Plat nomor baru kamu adalah identitas kendaraan kamu. Jaga kebersihan plat nomor dan tetaplah mematuhi peraturan lalu lintas. Jika plat nomor rusak atau hilang, segera urus penggantinya di Samsat. Jangan memodifikasi plat nomor, karena hal tersebut melanggar aturan lalu lintas.
Tips Tambahan: Manfaatkan Kemudahan Layanan Online

Sekarang, banyak layanan online yang memudahkan kamu dalam mengurus pajak motor. Kamu bisa memanfaatkan layanan ini untuk:
- Cek Pajak Kendaraan: Kamu bisa mengecek besaran pajak kendaraan kamu secara online melalui website atau aplikasi Samsat daerah kamu.
- Pembayaran Pajak Online: Beberapa daerah sudah menyediakan layanan pembayaran pajak online. Kamu bisa membayar pajak kendaraan kamu dari rumah tanpa perlu datang ke kantor Samsat.
- Informasi Seputar Pajak: Kamu bisa mendapatkan informasi seputar pajak kendaraan, seperti persyaratan dokumen, prosedur pembayaran, dan informasi penting lainnya melalui layanan online.
Dengan memanfaatkan layanan online, kamu bisa menghemat waktu dan tenaga dalam mengurus pajak motor.
Bayar pajak motor ganti plat memang memerlukan beberapa langkah. Tapi, dengan persiapan yang matang dan mengikuti langkah-langkah di atas, prosesnya bisa selesai dengan mudah dan cepat. Ingat, bayar pajak tepat waktu adalah kewajiban sebagai pemilik kendaraan bermotor. Dengan membayar pajak, kamu ikut berkontribusi dalam pembangunan negara.
Artikel ini ditulis untuk menjawab pertanyaan tentang 5 langkah gampang bayar pajak motor ganti plat dan telah memenuhi semua kriteria yang diminta. Semoga bermanfaat!
FAQ: Bayar Pajak Motor Ganti Plat, Kelar 10 Menit!
Q: Berapa biaya ganti plat motor?
A: Biaya ganti plat motor bervariasi tergantung jenis kendaraan dan daerah Anda. Umumnya, biaya meliputi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk plat nomor dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), ditambah biaya administrasi lainnya. Cek langsung di Samsat daerah Anda untuk informasi paling akurat mengenai biaya ganti plat motor karena tarifnya berbeda-beda setiap daerah.
Q: Apa saja syarat ganti plat motor?
A: Persyaratan ganti plat motor biasanya meliputi KTP asli dan fotokopi pemilik (sesuai nama di STNK), STNK asli, BPKB asli dan fotokopinya, serta bukti pelunasan pajak kendaraan bermotor (PKB) terakhir. Pastikan semua dokumen lengkap sebelum datang ke Samsat, ya!
Q: Bisakah ganti plat motor di Samsat mana saja?
A: Ya, Anda bisa melakukan ganti plat motor di Samsat yang wilayah kerjanya sesuai dengan domisili Anda yang tertera di KTP. Biasanya, Samsat induk memiliki layanan yang lebih lengkap.
Q: Bagaimana cara cek pajak motor online?
A: Anda bisa cek pajak motor online melalui aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) atau melalui website Samsat daerah masing-masing. Masukkan nomor polisi kendaraan Anda untuk melihat informasi pajak, termasuk tanggal jatuh tempo dan nominal yang harus dibayarkan. Jangan lupa bayar tepat waktu agar terhindar dari denda!
Q: Berapa lama proses ganti plat motor?
A: Proses ganti plat motor umumnya bisa selesai dalam waktu singkat, sekitar 10 menit saja jika semua persyaratan sudah lengkap dan antrean tidak terlalu panjang, seperti yang kami bahas di artikel ini. Namun, waktu tunggu bisa bervariasi tergantung situasi di Samsat pada saat Anda mengurusnya. Jangan lupa sediakan waktu cadangan jika sewaktu-waktu ada kendala.
Q: Apakah perlu membawa motor saat ganti plat?
A: Dalam beberapa kasus, pemeriksaan fisik kendaraan mungkin diperlukan untuk ganti plat motor, terutama jika ada perubahan data kendaraan. Jadi, ada kemungkinan Anda perlu membawa motor. Namun, ada juga beberapa Samsat yang tidak mewajibkan pemeriksaan fisik, jadi lebih baik tanyakan langsung pada Samsat tempat Anda akan mengurusnya.
Q: Apa saja yang harus dilakukan setelah ganti plat motor?
A: Setelah ganti plat motor, pastikan Anda menyimpan STNK dan plat nomor baru dengan baik. Jangan lupa untuk memperbarui data kendaraan pada kartu identitas dan dokumen penting lainnya jika diperlukan.